Saturday, January 24, 2026
HomekesehatanBoosting GERMAS Policy Advocacy in the Regions: A Strategic Launch

Boosting GERMAS Policy Advocacy in the Regions: A Strategic Launch

Dalam rangka mendorong kegiatan Germas agar dapat menjadi salah satu budaya baik yang berjalan di masyarakat, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan SPEAK Indonesia dan Aliansi Kota/Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI) menyelenggarakan acara dengan tema “Peluncuran Penguatan Advokasi Kebijakan Germas di Daerah”.

Proses menanamkan GERMAS merupakan salah satu hal terpenting yang harus dilakukan untuk dapat mempercepat dan menyinergikan upaya promosi dan preventif untuk hidup sehat, sehingga masyarakat dapat menjadi lebih produktif dan beban pembiayaan layanan kesehatan akibat penyakit dapat berkurang. Dengan adanya diskusi ini, diharapkan akan memiliki pengaruh baik pada masyarakat, sehingga terwujudnya masyarakat yang sehat dapat segera tercapai.

Hasil dari kegiatan ini menimbulkan permasalahan terkait dengan implementasi GERMAS, di mana GERMAS masih dianggap oleh sebagian orang sebagai program yang belum menyentuh akar kehidupan masyarakat. GERMAS masih dianggap hanya sebagai program seremonial dalam pemerintah, baik pusat maupun daerah. GERMAS dinilai hanya bertujuan untuk memenuhi indikator keberhasilan program, sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan belum menuju pada target langsung untuk mobilisasi masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Pusat, masih banyak kabupaten/kota di Indonesia yang belum mengimplementasikan GERMAS. Karena berdasarkan catatan, hingga saat ini masih ada 3 provinsi yang belum mengeluarkan peraturan GERMAS. Pada tahun 2020, sebanyak 33% kabupaten/kota telah melakukan implementasi GERMAS dengan target 30% untuk tahun 2020. Namun, pencapaian pada tahun 2021 masih 8% dengan target 48%.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler