Saturday, March 7, 2026
HomeBeritaBRI Meningkatkan Daur Ulang Limbah dan Reduksi Emisi

BRI Meningkatkan Daur Ulang Limbah dan Reduksi Emisi

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni ini, “Ending Plastic Pollution,” menjadi sorotan penting mengenai penanganan krisis sampah plastik global. Data dari UNEP menunjukkan Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia dengan 3,2 juta ton limbah yang belum dikelola secara optimal. Untuk mendukung inisiatif global ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program Zero Waste to Landfill. Program tersebut berhasil mengelola 703.559,9 kg sampah dari kegiatan operasional selama tahun 2024, termasuk 119.354,2 kg di antaranya adalah sampah plastik. BRI juga melibatkan karyawannya dalam program Zero Waste to Landfill dengan menggunakan Reverse Vending Machine (RVM) sebagai insentif bagi pekerja yang mendaur ulang botol plastik. Keberhasilan program ini tercermin dari pengumpulan lebih dari 3.242 kg botol plastik, dengan potensi penghindaran emisi sebesar 17.693 kg CO?e. Selain itu, BRI juga aktif mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), termasuk program Yok Kita GAS yang melibatkan komunitas pasar tradisional. Upaya pengelolaan sampah yang konsisten dan terukur tidak hanya mendukung prinsip ESG dan ekonomi sirkular, tetapi juga berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 13, yakni Climate Action. Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Hendy juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan, terutama dalam menghadapi krisis sampah plastik dengan tindakan sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendukung produk daur ulang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler