Seorang pria di Amerika Serikat telah ditangkap karena menyamar sebagai awak kabin selama enam tahun untuk mendapatkan tiket gratis dari berbagai maskapai penerbangan besar. Aksi curangnya akhirnya terbongkar dan ia dihukum oleh juri federal pada Juni 2025. Tiron Alexander menggunakan identitas palsu untuk memesan penerbangan gratis dengan berpura-pura menjadi pramugara atau anggota staf. Dia telah menikmati 120 penerbangan gratis dari 2018 hingga 2024 dengan menggunakan 30 nomor lencana yang berbeda serta mengakses situs web khusus awak pesawat dengan tunjangan karyawan.
Penerbangan gratis merupakan salah satu fasilitas yang biasanya diberikan kepada awak kabin dalam dunia penerbangan, yang disebut sebagai non-revenue travel. Meski Alexander bekerja untuk maskapai penerbangan dan menggunakan tunjangan karyawan untuk memesan penerbangan, dia sebenarnya bukan seorang pramugari atau pilot. Ia kini menghadapi tuntutan hukuman penjara hingga 20 tahun atas tuduhan penipuan dan hingga 10 tahun karena masuk ke area aman bandara dengan alasan palsu. Vonisnya dijadwalkan pada Agustus 2025 di Pengadilan Distrik untuk Distrik Selatan Florida.

