Festival Kopi Merapi hadir kembali untuk menampilkan kekayaan varietas kopi lereng Gunung Merapi. Setiap tahunnya, acara yang digelar selama dua hari ini sangat dinanti oleh para pecinta kopi. Festival ini diadakan di Lapangan Denggung, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dengan membagikan 5.000 cangkir kopi Merapi secara gratis kepada pengunjung. Tina Hastani, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, menjelaskan bahwa festival ini juga bertujuan untuk membuka kegiatan panen perdana kopi Merapi.
Sejak pandemi Covid-19 mulai mereda, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman kopi di lereng Gunung Merapi. Hibah 50 ribu batang tanaman kopi dari Kementerian Pertanian RI telah diberikan kepada 20 kelompok tani di wilayah tersebut. Sultan menekankan pentingnya menjaga ekosistem alam Merapi dengan memanfaatkan lahan kosong untuk pertanaman kopi.
Selain itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan bahwa festival ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kopi khas Merapi kepada masyarakat secara lebih luas. Melalui berbagai acara menarik seperti Manual Coffee Competition, Workshop Barista, dan lainnya, festival ini berusaha memperkuat rantai ekonomi seputar industri kopi di Sleman. Dengan begitu, para pengunjung dapat menikmati kelezatan kopi Merapi sambil menikmati beragam hiburan yang disajikan dalam festival tersebut.

