Tuesday, August 11, 2026
HomeprabowoPrabowo on Trade: Europe Needs Our Commodities, We Need Their Technology

Prabowo on Trade: Europe Needs Our Commodities, We Need Their Technology

Setelah sepuluh tahun negosiasi yang sulit, Presiden Joko Widodo yang penggantinya, Prabowo Subianto, mengumumkan terobosan dalam pembicaraan perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa, dengan kedua belah pihak sepakat untuk memasuki Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), yang efektifnya merupakan pakta perdagangan bebas. “Saya berada di Brussels, dan di sana kami mencapai terobosan besar. Setelah 10 tahun negosiasi yang sulit, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya sepakat untuk melanjutkan dengan apa yang disebut CEPA—Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif—yang pada dasarnya adalah Perjanjian Perdagangan Bebas,” ungkap Prabowo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada hari Rabu (16 Juli). Dalam kesepakatan tersebut, barang-barang Indonesia akan dapat memasuki pasar Eropa tanpa tarif. Menurut Prabowo, kesepakatan ini mencerminkan hubungan yang saling menguntungkan: sementara Eropa membutuhkan komoditas dan akses pasar Indonesia, Indonesia juga akan mendapat manfaat dari kemajuan Eropa di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan investasi modal. “Produk-produk kami akan masuk ke Eropa tanpa tarif. Ini adalah hubungan yang saling menguntungkan—mereka memiliki teknologi, ilmu pengetahuan, dan sumber daya keuangan yang sangat baik, sementara kami menawarkan mineral-mineral penting, komoditas, dan pasar yang berkembang,” jelasnya. Selain menyelesaikan semua isu yang tersisa dalam negosiasi CEPA yang terhenti selama satu dekade, Indonesia dan UE juga sepakat tentang sistem visa cascade—kebijakan yang bertujuan untuk memperlancar proses bagi warga Indonesia untuk mendapatkan visa multi-entri ke area Schengen.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler