Maskapai penerbangan AirAsia resmi membuka rute internasional ke Palembang, Indonesia, melalui penerbangan perdana dari Kuala Lumpur. Hal ini menandai kembalinya status internasional Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, yang disambut antusias oleh CEO AirAsia Malaysia, Captain Fareh Mazputra. Dengan membuka kembali layanan internasional di Palembang, AirAsia menghubungkan kembali destinasi ini ke jaringan penerbangan mereka yang luas. Ini tidak hanya mempererat hubungan budaya dan ekonomi antar negara, tetapi juga membuka peluang baru untuk pertukaran ekonomi, investasi, dan pariwisata.
Palembang merupakan salah satu destinasi prioritas AirAsia, terutama karena permintaan tinggi selama perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dibukanya konektivitas internasional di Palembang diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata lokal dengan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, terutama dari Malaysia. Selain itu, pertumbuhan sektor pendukung seperti transportasi, perhotelan, dan makanan dan minuman juga diharapkan akan meningkat.
Dengan penerbangan harian terbaru ini, AirAsia semakin memperkuat konektivitas antara Malaysia dan Indonesia. Total 205 penerbangan mingguan dioperasikan oleh AirAsia antara kedua negara, dengan 15 destinasi di Indonesia yang dapat dijangkau dari Malaysia. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, berharap bahwa aktivasi penerbangan internasional ini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi di Sumatera Selatan.
Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang di Sumatera Selatan mencapai 51,85 persen, sementara pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut mencapai 5,03 persen. Hal ini didorong oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, transportasi, dan pergudangan. Dari sisi Malaysia, Kuala Lumpur mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6 persen pada tahun 2024, dengan sektor jasa dan pariwisata sebagai penyumbang utama pertumbuhan. Malaysia tetap menjadi salah satu pasar utama bagi wisatawan Indonesia, menjadikan pembukaan rute internasional ke Palembang sebagai langkah yang strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di kedua negara.

