Rasa bahagia memiliki peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Hal ini dipandang sebagai hak asasi manusia menurut pandangan psikiater Judith Joseph. Menurut Joseph, manusia sejak lahir telah diciptakan dengan DNA untuk merasakan kebahagiaan. Belakangan, Judith Joseph merilis buku berjudul High Functioning: Overcome Your Hidden Depression and Reclaim Your Joy yang menyoroti depresi yang tidak selalu terlihat jelas. Ia juga menekankan bahwa depresi bisa berwujud dalam bentuk berbeda, seperti anhedonia yang membuat seseorang sulit merasakan kesenangan meski terlihat normal.
Joseph sendiri pernah mengalami depresi yang terkait dengan anhedonia, di mana dia merasakan mati rasa meski sukses secara luar. Beberapa penderita depresi sulit mengenali kondisinya sendiri karena hambatan psikologis seperti anhedonia dan alexithymia. Joseph menemukan kembali kebahagiaannya melalui hubungan dekat dengan keluarga dan komunitas serta melalui kesadaran diri. Untuk membantu memulihkan rasa bahagia, Joseph membagikan konsep lima V yang meliputi Validasi, Venting, Values, Vitals, dan Vision.
Joseph menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, merenungkan nilai-nilai hidup, serta merencanakan momen yang membawa kebahagiaan. Dia menyadarkan bahwa kebahagiaan bisa bersifat eksternal dan sementara, sedangkan kebahagiaan sejati bersifat internal dan melekat. Joseph menegaskan bahwa langkah-langkah ini perlu dilakukan dengan selayaknya proses hidup dan bukan sebagai proyek kerja. Kebahagiaan sejati memang merupakan bagian yang melekat pada diri manusia sejak lahir.

