Monday, March 9, 2026
HomeTravelEvaluasi Lomba Lari di Bandung: Analisa Farhan

Evaluasi Lomba Lari di Bandung: Analisa Farhan

Bandung, 20 Juli 2025 – Kemacetan lalu lintas di Kota Bandung tidak bisa dihindari selama dua hari saat acara lomba lari berlangsung pada Sabtu dan Ahad, 19-20 Juli 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mencatat bahwa evaluasi akan dilakukan berdasarkan masukan dari masyarakat dan data yang tersedia. Informasi dari Bandung Command Centre menunjukkan bahwa kemacetan lalu lintas terjadi sejak pukul 04.30 WIB, terutama di wilayah Jalan Kiaracondong, Cicadas, dan Supratman.

Farhan menyoroti bahwa kemacetan terjadi pada hari kedua lomba yang mengikutsertakan lomba lari setengah maraton dengan jarak 21 kilometer. Dengan peserta yang lebih banyak dan jarak tempuh yang lebih panjang, hari kedua dianggap lebih rawan. Jumlah total peserta lomba mencapai 16 ribu orang dengan 7.000 peserta pada hari pertama dan 9.000 peserta pada hari kedua.

Untuk kelancaran acara, sejumlah ruas jalan utama ditutup mulai pukul 00.00 hingga 10.00 WIB. Pada Sabtu, jalur lari melintasi Balaikota Bandung melalui beberapa jalan seperti Jalan Merdeka, Wastukencana, Jalan Aceh, dan lainnya. Sedangkan pada Ahad, jalur lari meliputi Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Diponegoro, Jalan Supratman, dan berakhir di Balaikota Bandung.

Meskipun acara lomba lari dianggap sebagai bagian dari pengembangan ekonomi dan pariwisata kota, kegiatan ini mendapat kritik dari sebagian warga. Komentar negatif dari netizen menyoroti gangguan lalu lintas dan penutupan jalan utama yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemerintah Kota Bandung dan panitia menyampaikan permintaan maaf atas gangguan yang timbul serta memahami kekhawatiran yang disampaikan warga.

Dalam menghadapi kritik dan masukan tersebut, evaluasi terkait penyelenggaraan acara lomba lari di jalanan Kota Bandung menjadi penting untuk diperhatikan guna meningkatkan kualitas acara yang lebih baik di masa mendatang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler