Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. Sunarto SH MH melalui Kepala Biro Hukum dan Humas MA Dr. H. Sobandi SH MH menyampaikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) 2025 yang dipimpin Dr. Juniver Girsang SH MH. Acara Munas ini diselenggarakan di Hotel The Anvaya Beach Resort, Bali, dengan mengangkat tema “Peradi SAI Pelopor Transformasi Digital Profesi Advokat” pada Jumat, 25 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Prof. Sunarto mengharapkan agar Munas PERADI SAI 2025 menjadi wadah strategis yang mampu menghasilkan keputusan-keputusan visioner. Ketua MA menyampaikan tiga poin harapan penting kepada PERADI SAI dan seluruh organisasi advokat Indonesia. Pertama, penguatan kompetensi substantif dan etika profesi. Profesi advokat memerlukan standar kompetensi yang tinggi dan berkelanjutan, serta penguasaan substansi hukum yang mendalam dan terus diperbarui.
Kedua, keterlibatan aktif dalam reformasi Sistem Hukum dan Peradilan. Advokat dianggap sebagai mitra kritis dalam pembaruan hukum, oleh karena itu MA mengundang PERADI SAI untuk terus terlibat dalam diskursus reformasi. Ketiga, penguatan peran advokat sebagai pembela kepentingan publik. Selain menjadi kuasa hukum bagi klien, advokat juga bertanggung jawab sosial dan diharapkan dapat terlibat dalam layanan bantuan hukum dan advokasi publik.
Prof. Sunarto meyakini bahwa beberapa tahun ke depan akan menjadi masa krusial bagi Indonesia yang memerlukan peran strategis hukum dan sistem peradilan. Oleh karena itu, kehadiran advokat diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam menjaga keadilan dan mendorong reformasi hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Munas PERADI SAI 2025 diharapkan bukan hanya sebagai agenda internal organisasi, tetapi juga sebagai momentum strategis bagi advokat dalam membentuk arah dan kontribusi profesi advokat Indonesia di masa depan.
Sambutan teknis diakhiri dengan Kabiro Humas mengekspresikan penghargaan kepada pengurus PERADI SAI atas dedikasi dan kontribusinya, serta mendoakan kelancaran Munas tersebut. Prof. Sunarto menutup sambutannya dengan mengharapkan bimbingan Tuhan dalam menjaga keadilan dan kebenaran.

