Bandara sering menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis untuk penumpang yang menunggu waktu terbang. Namun, pengguna harus berhati-hati karena penggunaan Wi-Fi publik ini dapat membawa risiko keamanan digital yang serius. Geoff Pestell, CEO situs perbandingan broadband Fibre Compare, mengingatkan bahwa bergabung dengan jaringan Wi-Fi publik dapat meningkatkan risiko pencurian identitas. Peretas dapat mencuri informasi pribadi seperti lokasi, riwayat perjalanan, informasi keuangan, hingga detail rekening bank dan kartu kredit. Selain itu, hotspot Wi-Fi publik seringkali tidak terenkripsi, sehingga aktivitas online pengguna dapat terekspos secara penuh. Ada juga ancaman malware dan phishing di mana peretas dapat menyusupkan perangkat lunak berbahaya melalui tautan palsu atau mendorong wisatawan agar mengisi formulir palsu. Oleh karena itu, penggunaan Wi-Fi gratis di bandara sebaiknya dihindari untuk melindungi data pribadi dan perangkat dari kemungkinan serangan cyber.

