Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, banyak pendaki gunung berencana untuk mengibarkan bendera merah putih di puncak gunung. Namun, tidak semua jalur pendakian gunung dibuka menjelang perayaan HUT ke-80 RI. Beberapa gunung di Indonesia justru menutup akses pendakian untuk sementara waktu, baik itu karena alasan keselamatan, kondisi alam, maupun kearifan lokal masyarakat sekitar.
Salah satunya adalah Gunung Merbabu, di mana Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) mengumumkan penutupan dua jalur pendakian, yaitu jalur Selo dan Thekelan. Penutupan ini dilakukan dalam rangka acara trail run “Merapi Merbabu De Trail 2025” dan pemeliharaan jalur pendakian Thekelan. BTNGM juga membatasi kuota pendaki untuk jalur Suwanting maksimal 138 orang mulai 3 Agustus 2025 dengan pemberlakuan booking online melalui www.tngunungmerbabu.org.
Selain Gunung Merbabu, Gunung Rinjani juga akan menutup sementara pendakian pada 1-10 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan untuk melakukan perbaikan jalur pendakian guna meningkatkan keselamatan pengunjung. Perbaikan fasilitas jalur pendakian meliputi pemasangan tangga, tali tambang, trap, dan besi pengamanan di jalur pendakian. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB juga telah menyelesaikan pekerjaan pelebaran jalur di area Banyu Urip serta melakukan pemasangan batu dan trap di sekitar ujung tali pegangan bagian bawah. Jalur pendakian Torean di Gunung Rinjani dikenal sebagai Jurassic Park-nya Gunung Rinjani yang menawarkan keindahan alam memukau namun dengan tantangan medan yang memerlukan perhatian khusus.

