Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna Canva terbesar ke-3 di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil. Data internal perusahaan asal Australia itu menunjukkan bahwa pengguna di Indonesia telah menciptakan 1 miliar desain melalui Canva pada tahun 2024. Indonesia juga mencatatkan rekor sebagai pengguna terbanyak fitur Canva Presentations secara global, dengan lebih dari 500 juta presentasi dibuat hingga saat ini. Hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis dan komunitas yang aktif serta kreatif dalam memanfaatkan teknologi desain digital.
Kepala Regional Canva Asia Tenggara, Yani Hornilla, menyebut Indonesia sebagai pasar yang sangat penting bagi Canva. Komunitasnya kreatif, mobile-first, dan berkembang pesat. Sejak kehadirannya di Indonesia pada tahun 2017, Canva telah mencatat pertumbuhan yang signifikan. Lebih dari 84 ribu guru dan tenaga pendidik menggunakan Canva untuk kegiatan belajar-mengajar, menjangkau sekitar 5,5 juta siswa dan menghasilkan 148 juta desain. Di samping itu, terdapat lebih dari 270 kreator lokal aktif yang tiap bulan menerbitkan sekitar 10 ribu template baru.
Canva juga menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif Indonesia. Kolaborasi ini mencakup pemberian akses Canva Pro dengan harga khusus bagi pelaku ekonomi kreatif, penyelenggaraan lokakarya bulanan, dan peluncuran template khusus yang mencerminkan keragaman budaya Indonesia. Tujuan dari kemitraan ini adalah membantu pelaku ekonomi kreatif, baik di kota besar maupun daerah, agar dapat bersaing secara global. Canva tidak hanya hadir sebagai platform desain, tetapi juga sebagai alat transformasi bisnis bagi pegiat kreatif. Dengan Canva, para pelaku ekonomi kreatif dapat membangun merek yang menonjol, memasarkan dengan dampak, dan berkembang dengan cepat.

