Mobil listrik telah menjadi pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil. Hal ini terbukti dari biaya perawatan yang lebih rendah dan minim kerusakan, yang menghasilkan penghematan uang yang signifikan setiap tahunnya. Terbaru, data dari CDK Global menunjukkan bahwa biaya perbaikan mobil listrik jauh lebih murah dibandingkan mobil konvensional.
Studi yang dilakukan oleh CDK Global pada Desember 2024 hingga Januari 2025 menemukan bahwa pemilik mobil listrik, termasuk pemilik Tesla, mulai menemukan bahwa biaya perbaikan mobil listrik lebih murah daripada mobil pembakaran bahan bakar. Meskipun awalnya mungkin ada kesalahpahaman, namun setelah beberapa kali kunjungan servis, sebagian besar pemilik mobil listrik menyadari bahwa biaya servis mereka lebih terjangkau.
Tren menunjukkan bahwa semakin banyak pemilik mobil listrik yang memilih layanan servis mobil van dan layanan penjemputan dari bengkel. Hal ini menunjukkan bahwa layanan servis mobil listrik semakin diminati. Meskipun begitu, masih ditemukan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki mobil listrik lebih lama dibandingkan mobil konvensional, khususnya bagi pemilik non-Tesla.
Dengan tersedianya layanan servis yang lebih baik dan semakin banyaknya mobil listrik di jalan, produsen mobil tradisional perlu beradaptasi dengan kebutuhan servis mobil listrik. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen mobil yang sebelumnya hanya fokus pada mobil berbahan bakar konvensional. Tesla, sebagai pemimpin dalam mobil listrik, memiliki departemen servis khusus untuk mobil listriknya, yang memberikan pengalaman servis yang lebih efisien bagi para pengguna.

