Manajemen pendakian Gunung Rinjani perlu diperbaiki, kata General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Wicaksono. Meskipun sudah ada pembenahan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Geopark Rinjani memiliki kesempatan untuk memberikan masukan untuk evaluasi tata kelola pendakian gunung Rinjani. Masih banyak langkah yang perlu diambil untuk menjaga kekayaan dan keragaman sumber daya hayati di kawasan Rinjani ini. Geopark Rinjani, yang mencakup 4 Kabupaten di Lombok, memiliki tugas untuk mengembangkan taman bumi melalui edukasi, konservasi, dan pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Jalur pendakian Senaru merupakan jalur pendakian paling ramai di Gunung Rinjani, sering digunakan oleh wisatawan untuk treking dan juga oleh masyarakat adat yang melakukan ritual di puncak Rinjani atau Danau Segara Anak. Rute pendakian melalui Senaru – Pelawangan Senaru- Danau Segara Anak biasanya memakan waktu sekitar 10-12 jam dengan sarana peristirahatan tersedia di setiap pos. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) telah menutup seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani mulai 1 Agustus 2025 setelah kecelakaan beruntun. Semua pengunjung diharapkan dapat mematuhi kebijakan ini untuk keamanan bersama.

