Tim Search and Rescue Daerah Istimewa Yogyakarta telah menghentikan pencarian wisatawan asal Jakarta yang hilang di Pantai Siung, Gunungkidul, Yogyakarta. Perempuan tersebut hilang sejak Sabtu, 26 Juli 2025, saat melakukan kemping sendirian dengan menyewa tenda. Operasi pencarian telah berlangsung selama tujuh hari sejak 28 Juli, namun korban belum ditemukan. Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Kamal Riswandi menyatakan bahwa apabila dalam waktu tertentu korban tidak ditemukan, operasi SAR akan resmi ditutup.
Selama tujuh hari pencarian, berbagai upaya dan metode telah dilakukan termasuk penyisiran visual sepanjang Pantai Siung, penggunaan perahu jukung dan jet sky, serta penggunaan drone untuk pantauan udara. Informasi juga disebar ke nelayan dan wilayah sekitar Pantai Siung. Proses penutupan operasi pencarian akan melibatkan evaluasi tim SAR Gabungan, koordinasi dengan keluarga korban, dan perangkat kewilayahan. Meskipun operasi telah ditutup, tetap akan ada koordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat sekitar lokasi kejadian untuk membuka kembali operasi jika ada tanda-tanda korban.
ADA juga informasi bahwa perempuan tersebut meninggalkan motor dan berbagai barang pribadi di area tenda sebelum menghilang. Dia sempat bertanya jalan ke Watu Togok kepada petugas pengawas pantai sebelum hilang. Watu Togok merupakan spot tersembunyi dekat Pantai Siung yang sebenarnya terlarang karena kondisinya yang curam dan ombak ganas. Perempuan itu sebelumnya sudah pernah dijemput kembali oleh petugas saat mengunjungi Watu Togok namun kemudian menghilang pada Sabtu pagi.

