Penambang Bitcoin mengalami lonjakan keuntungan sejak halving April 2024, namun masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Biaya operasional yang tinggi dan tingkat kesulitan penambangan yang semakin meningkat menjadi masalah utama yang dihadapi para penambang. Selain itu, imbalan untuk memverifikasi transaksi di blockchain juga mengalami penurunan drastis sejak halving, dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok. JPMorgan mencatat bahwa pendapatan harian dari laba kotor per EH/s mengalami penurunan signifikan, hingga 43% hingga 50% dibandingkan sebelum halving. Tingkat kesulitan penambangan pun meningkat 9% dalam waktu sebulan, menunjukkan tantangan yang semakin sulit dalam menyelesaikan proses verifikasi transaksi. Laporan dari Farside Investors juga mencatat bahwa 11 penambang besar mengalami penurunan dalam jumlah Bitcoin yang berhasil ditambang dalam periode empat hingga enam bulan pertama tahun ini. Meskipun data Juli belum tersedia, penurunan tersebut menjadi perhatian serius bagi para pelaku industri penambangan Bitcoin.

