Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, menaruh target tinggi untuk meraih medali emas dari ajang World Games 2025 yang akan diselenggarakan di Chengdu, Tiongkok, pada 7-17 Agustus mendatang. Veddriq telah memasuki tahap akhir persiapannya dan kini fokus pada penyesuaian kondisi fisik serta adaptasi di lokasi pertandingan. Sebagai ajang multicabang internasional yang diselenggarakan empat tahun sekali, World Games menampilkan cabang olahraga nonOlimpiade dan merupakan panggung bagi panjat tebing setelah debutnya di Olimpiade Paris 2024, khususnya nomor speed yang menjadi keunggulan Indonesia.
Dalam edisi ke-12 World Games, Indonesia akan diwakili delapan atlet panjat tebing di nomor speed, terdiri dari empat atlet putra dan empat atlet putri. Para atlet tersebut antara lain Alfian Muhammad Fajri, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, Puja Lestari, dan Amanda Narda Mutia. Sebelum menghadapi World Games, tim panjat tebing Indonesia telah berpartisipasi dalam sejumlah seri Piala Dunia IFSC 2025, di mana Desak Made Rita meraih prestasi gemilang dengan medali perak di Chamonix, Prancis, serta medali emas di Krakow, Polandia.
World Games 2025 Chengdu akan menampilkan 34 cabang olahraga dengan total 60 disiplin yang dipertandingkan. Ini menjadi ajang ketiga di Asia setelah sebelumnya diselenggarakan di Akita, Jepang (2001), dan Kaohsiung, Taiwan (2009). Dengan persiapan matang dan semangat juang yang tinggi, atlet panjat tebing Indonesia siap bersaing untuk meraih prestasi gemilang di panggung internasional tersebut.

