Monday, July 20, 2026
HomeTravelMenjelajah Ruang Publik dan Wisata Alam di Ujungberung Bandung

Menjelajah Ruang Publik dan Wisata Alam di Ujungberung Bandung

Ujungberung, kecamatan di wilayah timur Kota Bandung, menawarkan beragam destinasi wisata menarik. Kawasan ini dikenal sebagai pusat budaya urban dan musik cadas, namun juga menyimpan beberapa tempat menarik untuk dikunjungi. Ujungberung memberikan perpaduan unik antara ruang publik yang ramai dan wisata alam yang tenang. Mulai dari alun-alun hingga curug tersembunyi di balik pinus, semua dapat dieksplor dalam satu hari. Bagi yang ingin mendapatkan ketenangan tanpa meninggalkan Bandung, Ujungberung menjadi tempat singgah yang tepat.

Alun-alun Ujungberung, terletak di pusat wilayah ini, menjadi tempat berkumpul warga dan wisatawan yang ingin bersantai. Dengan area bermain anak, lintasan jogging, dan taman hijau di sekitarnya, alun-alun ini ramai setiap Minggu pagi dengan pedagang kaki lima dan warga yang berolahraga. Tidak jauh dari alun-alun, terdapat Masjid Agung Ujungberung dan Pasar Ujungberung yang bisa dikunjungi untuk pengalaman wisata yang lebih beragam.

Curug Cilengkrang menawarkan keindahan air terjun alami yang tersembunyi di balik hutan pinus. Terletak di kaki Gunung Manglayang dan dapat dicapai sekitar 20 menit dari Alun-alun Ujungberung, pengunjung dapat menikmati keindahan suara gemericik air dan udara segar. Di sekitarnya juga terdapat tempat berkemah untuk pengunjung yang ingin bermalam.

Batu Kuda merupakan jalur pendakian Gunung Manglayang yang cocok untuk pemula karena kemiringan yang landai. Di tengah hutan pinus, pengunjung dapat bersantai, piknik, atau berkemah sambil menikmati pemandangan batu besar menyerupai kuda, yang menjadi ikon legenda setempat. Tempat ini juga memiliki akun Instagram @wisatabatukuda yang memberikan informasi lebih lanjut.

Berdekatan dengan Batu Kuda, terdapat tempat menarik lain yang belum terlalu ramai, yaitu Pasir Kunci. Tempat ini cocok bagi yang mencari ketenangan dan pemandangan Kota Bandung dari ketinggian. Pengunjung juga dapat menikmati keindahan cahaya kota di malam hari yang mirip bintang di langit. Namun, jalur menuju Pasir Kunci cukup curam, sehingga disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman dan aman.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler