Peningkatan keterlibatan industri dalam beberapa bulan terakhir, bersama dengan kehadiran perusahaan treasury Ethereum, telah memberikan sentimen positif bagi harga Ethereum (ETH). Standard Chartered telah meningkatkan target akhir tahun untuk ether menjadi USD 7.500 atau Rp 121,22 juta, dari sebelumnya USD 4.000. Menurut Yahoo Finance, proyeksi akhir 2028 untuk ether oleh Standard Chartered sekarang berada di USD 25.000 atau Rp 403,91 juta, dari sebelumnya USD 7.500.
Harga kripto terbesar kedua di dunia ini saat ini diperdagangkan di posisi USD 4.679,47 atau Rp 75,57 juta, mencapai level terakhir yang terlihat pada November 2021. Analis dari Standard Chartered menyatakan bahwa ETH diperkirakan akan mencapai USD 7.500 pada akhir 2025 dan USD 25.000 pada akhir 2028. Geoffrey Kendrick, Kepala Riset Aset Digital dari Standard Chartered, juga memprediksi bahwa ETH akan melampaui rekor tertinggi sebelumnya di USD 4.866 pada akhir kuartal ketiga.
Standard Chartered mencatat bahwa perusahaan treasury Ethereum dan ETF spot sudah membeli sekitar 3,8% dari total ether yang beredar sejak awal Juni. Hal ini hampir dua kali lipat laju tercepat yang dicatat pada bitcoin dari pembeli serupa. Perusahaan treasury Ethereum seperti Bitmine Immersion dan SharpLink Gaming telah mengakuisisi sekitar 2,3 juta ETH atau sekitar 1,9% dari pasokan dalam 2,5 bulan terakhir. Selain itu, ETF juga turut serta dalam pembelian tersebut.
Geoffrey Kendrick melihat bahwa Ether terus menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan bitcoin (BTC). Dalam jumlah tahun ini, ETH telah mengalami kenaikan lebih dari 41% dibandingkan dengan kenaikan BTC sebesar 29% sejak Januari. Penting untuk dicatat bahwa setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Sebaiknya lakukan penelitian dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.

