Saturday, September 12, 2026
HomeTeknologiKorea Utara Dituduh Curi Kripto dari Perusahaan Inggris: Berapa Nilainya?

Korea Utara Dituduh Curi Kripto dari Perusahaan Inggris: Berapa Nilainya?

Korea Utara dituduh mencuri kripto senilai 17 juta poundsterling atau Rp 373,10 miliar yang dilaporkan menjadi serangan terhadap perusahaan rintisan Inggris. Berdasarkan informasi dari Yahoo Finance, peretas Korea Utara disebut telah berhasil mencuri kripto dengan jumlah tersebut yang mengakibatkan kerugian pada perusahaan kripto Lykke yang berbasis di Inggris.

Geng siber Lazarus dari Korea Utara diidentifikasi sebagai tersangka di balik peristiwa pencurian kripto tersebut. Jika benar-benar terbukti, ini bisa menjadi kasus pencurian kripto terbesar yang dilakukan oleh Korea Utara dalam menargetkan Inggris. Diperkirakan Korea Utara telah mengumpulkan miliaran dolar AS dengan mencuri kripto secara sistematis untuk mendukung program militer dan nuklirnya.

Lykke, sebuah platform perdagangan kripto yang didirikan di Inggris pada tahun 2015 dan beroperasi dari Swiss, mengalami kerugian besar sebelumnya. Mereka melaporkan kehilangan sekitar USD 22,8 juta dalam bentuk Bitcoin, Ethereum, dan berbagai mata uang kripto lainnya, yang pada akhirnya memaksa perusahaan untuk menghentikan operasinya. Hal ini menunjukkan dampak serius dari tindakan pencurian kripto yang terjadi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler