Penumpang yang terbang dengan pesawat kelas bisnis atau kelas utama seringkali memiliki kebebasan untuk memilih makanan mereka sendiri. Namun, hal ini tidak berlaku untuk para pilot, bahkan untuk kopilot mereka. Dilansir dari laman Travel+Leisure, pilot diwajibkan untuk memilih menu makanan yang berbeda selama penerbangan jarak jauh. Hal ini karena Federal Aviation Administration (FAA) menetapkan aturan ketat agar setidaknya terdapat dua pilot di pesawat komersial setiap saat, dan dalam beberapa kasus penerbangan jarak jauh bahkan memerlukan kehadiran pilot ketiga atau keempat.
Kapten Adam Cohen dari Skywest Airlines menjelaskan bahwa kebijakan ini diterapkan agar jika salah satu makanan terkontaminasi, hanya satu pilot yang akan terpengaruh dan pilot lainnya masih dapat melanjutkan penerbangan secara aman. Meskipun FAA tidak secara langsung memerintahkan pilot untuk makan makanan yang berbeda, sebagian besar maskapai penerbangan memiliki aturan internal yang mewajibkan mereka untuk tidak makan menu yang sama dengan kopilot mereka.
Pilot dengan senioritas yang lebih tinggi biasanya diizinkan untuk memilih menu mereka terlebih dahulu. Beberapa maskapai bahkan menyediakan makanan di pesawat, terutama pada penerbangan jarak jauh. Menurut mantan pilot maskapai komersial Dan Bubb, layanan katering maskapai seringkali menyesuaikan makanan sesuai dengan kebutuhan diet dan agama pilot. Meskipun begitu, para pilot tetap harus berhati-hati dalam memilih makanan yang mereka konsumsi, baik di dalam pesawat maupun di luar pesawat. Dengan demikian, perbedaan menu makanan antara pilot dan kopilot diharapkan dapat meminimalisir risiko potensial dan memastikan keselamatan penerbangan.

