Sebuah penelitian terbaru yang berfokus pada kanker anak langka dan agresif, yaitu Tumor Selubung Saraf Perifer Maligna (MPNST), berhasil mengidentifikasi jalur metabolisme kunci yang dapat dijadikan target terapi baru. MPNST merupakan jenis kanker langka dan berbahaya yang umumnya menyerang remaja dan orang dewasa muda. Penyebaran metastasis menjadi penyebab utama kematian akibat MPNST, dan masih belum ada pengobatan yang spesifik untuk kondisi ini.
Studi yang dipimpin oleh Eric Taylor, PhD, dari Universitas Iowa, bersama Rebecca Dodd, PhD, menggunakan penyuntingan gen dan alat canggih dalam bidang genomik dan metabolomik untuk memahami lebih dalam jalur metabolisme yang mendorong pertumbuhan sel MPNST. Hasil studi yang diterbitkan di Science Advances menunjukkan bahwa jalur metabolisme tertentu, seperti Jalur Pentosa Fosfat (PPP), menjadi kunci bagi kelangsungan hidup dan pertumbuhan sel kanker ini.
Dengan menghambat jalur metabolisme ini, pertumbuhan tumor MPNST menjadi lebih lambat dan lebih rentan terhadap kemoterapi. Profesor Dodd menyatakan bahwa penemuan ini membuka peluang untuk terapi yang lebih efektif dan memberikan harapan baru bagi pasien yang membutuhkan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan landasan bagi pengembangan terapi baru yang berpotensi meningkatkan efektivitas pengobatan MPNST dan memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien.

