TikTok baru-baru ini meluncurkan fitur terbaru mereka yang diberi nama Campus Verification. Fitur ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menemukan dan berinteraksi dengan sesama mahasiswa di kampus mereka. Dengan Campus Verification, pengguna dapat menambahkan informasi kampus ke profil TikTok mereka dan melihat daftar mahasiswa lain dari kampus yang sama.
Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna hanya perlu membuka profil mereka dan menekan tombol “Add School/Tambah Kampus”. Selanjutnya, pengguna diminta untuk memasukkan nama kampus dan tahun kelulusan mereka serta alamat email kampus yang valid untuk proses verifikasi. Jika verifikasi berhasil, informasi kampus dan tahun kelulusan akan terlihat di profil pengguna.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menelusuri halaman kampus, menyaring berdasarkan tahun kelulusan, dan melihat daftar pengguna lain yang juga telah menambahkan kampus yang sama ke profil mereka. Kerjasama TikTok dengan UNiDAYS, platform verifikasi mahasiswa, memastikan status akademik pengguna. Saat ini, fitur ini telah tersedia di lebih dari 6.000 universitas di seluruh dunia.
Tujuan utama dari Campus Verification adalah membangun koneksi dan kebersamaan di lingkungan kampus, mirip dengan misi awal Facebook saat diluncurkan. Meskipun memberi kemudahan dalam menjalin relasi di dunia nyata, fitur ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait privasi digital. Namun, karena bersifat opsional, pengguna yang tidak ingin membagikan informasi kampus mereka tetap dapat memilih untuk tidak menggunakan fitur ini. Instagram juga telah mencoba fitur serupa, namun belum ada kepastian apakah akan dilanjutkan atau tidak.

