Saturday, January 24, 2026
HomeTravelAturan Kerja Kafe di Korea Selatan: Panduan untuk Kedai Kopi

Aturan Kerja Kafe di Korea Selatan: Panduan untuk Kedai Kopi

Kafe di Korea Selatan saat ini menghadapi fenomena unik di mana orang-orang sering mengisi kafe untuk bekerja atau belajar, meninggalkan meja yang seharusnya diisi oleh lebih dari satu orang hanya diduduki oleh satu atau dua orang yang sibuk dengan perangkat elektronik. Mereka yang melakukan hal ini sering disebut sebagai cagongjok, yang merupakan gabungan dari “cafe”, “gongbu” (belajar), dan “jok” (suku). Istilah ini secara harfiah diterjemahkan sebagai “suku orang yang belajar di kafe” dan menjadi pusat perdebatan di Korea Selatan belakangan ini.

Kontroversi seputar cagongjok semakin berkembang setelah keluhan seorang pemilik kafe tentang seorang pelanggan yang membawa perlengkapan “kantor” lengkap termasuk printer dan komputer desktop muncul. Starbucks Korea Selatan telah mulai memberlakukan pedoman untuk membatasi kasus ekstrem seperti ini, dengan staf memberikan panduan kepada pelanggan tanpa mengusir mereka.

Fenomena ini juga dipicu oleh tren kerja jarak jauh atau work from anywhere (WFA) setelah pandemi COVID-19, di mana orang-orang yang memiliki keterbatasan ruang di kantor memilih untuk bekerja dari kafe sebagai alternatif yang lebih murah. Namun, meskipun awalnya dianggap biasa bagi tamu kafe untuk bekerja menggunakan laptop, hal ini telah menjadi agak berlebihan.

Profesor budaya Korea dari Australia, Jo Elfving-Hwang, percaya bahwa fenomena tempat kerja yang berubah menjadi kafe ini hanyalah sementara. Dia yakin bahwa kafe akan kembali menjadi tempat bersantai seperti semula dan pergeseran ini hanya masalah waktu.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler