Dubrovnik, kota yang terletak di sebelah Laut Adriatik, telah menjadikan lonjakan jumlah wisatawan sebagai kesempatan untuk menjaga warisan budaya lokal. Dikenal dengan bangunan batu kuno dan tembok kota kuno, Dubrovnik telah menarik perhatian hampir setengah juta pengunjung sepanjang tahun ini. Pendapatan dari kunjungan wisatawan tersebut digunakan untuk melindungi monumen-monumen bersejarah di kota tersebut.
Tembok Kota dan Tembok Ston merupakan landmark penting di Dubrovnik. Pendapatan dari penjualan tiket masuk dialokasikan untuk mendanai Society of Friends of Dubrovnik Antiquities (DPDS), organisasi nirlaba yang fokus pada pelestarian dan promosi situs warisan budaya Dubrovnik. Sebagian pendapatan disalurkan ke DPDS, sementara sisanya digunakan untuk keperluan Kota Dubrovnik. Dana tersebut kemudian digunakan untuk proyek restorasi dan pemeliharaan situs warisan.
Proyek-proyek restorasi yang sedang berlangsung, seperti restorasi Benteng Koruna di Ston dan Mala Kua di Pulau Lopud, menunjukkan komitmen Dubrovnik dalam melestarikan warisan budaya Kroasia. Langkah ini tidak hanya membantu mendukung pariwisata berkelanjutan, tetapi juga mengurangi beban pada objek wisata. Pendekatan ini sejalan dengan upaya-upaya sebelumnya di destinasi pariwisata lain, seperti Kepulauan Balearic dan Slovenia, yang menggunakan pendapatan wisata untuk pelestarian situs budaya dan alam yang penting.

