Sunday, April 19, 2026
HomeTeknologiFlash Crash Bitcoin dan Tekanan Investor: Penghambat Laju Cryptocurrency

Flash Crash Bitcoin dan Tekanan Investor: Penghambat Laju Cryptocurrency

Pasca terjadinya flash crash yang menurunkan harga Bitcoin dari USD 114.000 (Rp 1,85 miliar) menjadi USD 110.000 (Rp 1,79 miliar) dalam waktu singkat, timbul perbedaan pendapat di kalangan para pelaku pasar. Seorang pendukung Bitcoin yang menggunakan nama samaran Parman mengemukakan pandangan bahwa para investor awal cenderung tidak akan menjual asetnya dalam jumlah besar. Menurut Parman, mereka lebih memilih untuk menyimpan miliaran dolar dalam bentuk tunai daripada menjual aset digital mereka. Ia menambahkan bahwa kemungkinan besar mereka hanya akan menjual sejumlah kecil, dengan nilai maksimal sekitar USD 10 juta, yang tidak akan memberikan dampak signifikan pada pasar.

Pernyataan dari Parman ini menjadi sorotan setelah seorang “whale” melepas 24.000 BTC dengan nilai lebih dari USD 2,7 miliar (Rp 43,4 triliun), yang menyebabkan terjadinya penurunan harga yang cukup drastis. Hal ini terjadi setelah harga Bitcoin mengalami kejatuhan akibat aksi jual besar-besaran tersebut. Tindakan ini juga menghapus sentimen positif yang sebelumnya muncul berkat pernyataan dovish dari Ketua The Fed Jerome Powell dalam simposium Jackson Hole.

Dengan adanya perbedaan pandangan ini, pasar cryptocurrency menjadi semakin dinamis dan menarik perhatian para pelaku pasar yang ingin memahami perkembangan terbaru di dunia investasi digital.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler