Volkswagen telah meluncurkan generasi kedua dari SUV populer mereka, T-Roc, yang kini mengancam dominasi Golf dalam grafik penjualan. Sejak Beetle dipensiunkan, Golf telah menjadi andalan merek tersebut, namun popularitas T-Roc terus meningkat sejak debutnya pada akhir 2017 dengan penjualan lebih dari dua juta unit. T-Roc kini menduduki posisi yang strategis di antara T-Cross dan Tiguan dalam jajaran SUV Volkswagen.
Dengan peningkatan ukuran yang signifikan, T-Roc generasi kedua memberikan lebih banyak ruang interior, terutama di bagian kaki belakang. Transmisi otomatis kopling ganda menjadi satu-satunya pilihan untuk model baru ini, sedangkan mesin bensin mild-hybrid 1,5 liter dengan tenaga 114 hp atau 148 hp tersedia untuk konsumen.
Di sisi desain, T-Roc 2026 memiliki tampilan yang lebih modern dengan sentuhan R Line yang memberikan kesan yang lebih sporty. Pada bagian interior, layar sentuh besar menggantikan sebagian besar kontrol fisik, namun VW berjanji akan kembali menggunakan tombol fisik untuk fungsi yang sering digunakan. Kapasitas kargo juga meningkat, sementara penggunaan bahan daur ulang di kabin mencerminkan komitmen VW terhadap keberlanjutan.
Meskipun model SUV kini semakin diminati, VW tidak melupakan penggemar Golf dan berencana untuk meluncurkan versi R dari T-Roc yang akan menawarkan performa yang lebih tinggi. Mesin turbo 2.0 liter akan menjadi mesin utama dalam versi performa ini yang dijadwalkan untuk peluncuran awal tahun depan. Meski versi standar akan tersedia di Eropa, tidak ada rencana untuk membawanya ke Amerika Serikat di mana VW Taos tetap menjadi SUV terkecil merek tersebut. Meski begitu, T-Roc terus menjalankan sesi puncaknya di pasar Eropa, melampaui penjualan Golf selama tujuh bulan pertama tahun ini. Dengan segala keunggulannya, T-Roc terus membuktikan dirinya sebagai model SUV yang layak dipertimbangkan.

