Saturday, March 14, 2026
HomeTravelTuris Berenang Kanal Venesia: Denda dan Pengusiran

Turis Berenang Kanal Venesia: Denda dan Pengusiran

Wisatawan yang mengunjungi tempat wisata bersejarah sebaiknya mengetahui aturan-aturan yang berlaku. Dua orang turis dibawa ke kantor polisi Venesia setelah dilaporkan oleh pendayung gondola karena berenang di Grand Canal, Venesia, Italia. Keduanya akhirnya didenda dan diusir dari kota tersebut. Pasangan turis tersebut, seorang pria Inggris berusia 35 tahun dan kekasihnya yang berusia 25 tahun dari Rumania, terlihat berenang di dekat jembatan Accademia dekat Lapangan Santo Markus sebelum tertangkap oleh pendayung gondola di kios Rio San Vidal pada tanggal 11 September 2025.

Menurut laporan dari surat kabar Italia II Gazzettino dan CNN, pasangan tersebut awalnya berencana untuk tinggal beberapa hari lagi di Venesia. Namun, polisi memutuskan untuk mengusir mereka di hari kedatangan mereka dan melarang mereka masuk ke kota selama 48 jam. Selain diusir, mereka juga didenda masing-masing sebesar €450 atau sekitar Rp 8,6 juta. Elisabetta Pesce, anggota dewan keamanan, memuji tindakan para pendayung gondola yang melaporkan insiden tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap kehormatan Venesia.

Tindakan berenang di Grand Canal sebenarnya bukan hal baru. Menurut Wakil Komandan Kepolisian Venesia, Gianni Franzoi, selama tahun ini telah dikeluarkan 1.136 surat perintah pengusiran terkait perilaku tidak pantas di Grand Canal, di mana sekitar 10 di antaranya terkait dengan berenang. Hal ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya mengeluarkan 14 surat perintah pengusiran.

Venesia dilindungi sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, sehingga pengunjung dilarang untuk berenang, bermain paddle board, atau berkano di dalam kota. Larangan ini untuk menjaga kebersihan dan keselamatan kota. Selain itu, berbagai larangan lain seperti makan atau minum sambil duduk di tangga, jembatan, atau monumen, denda buang sampah sembarangan di tempat umum, hingga denda berjalan tanpa baju atau hanya menggunakan pakaian renang di tempat umum juga berlaku.

Untuk mengontrol jumlah wisatawan yang datang, Venesia mulai menerapkan biaya akses wisata harian sejak tahun 2025. Biaya ini berkisar mulai dari 5 euro atau sekitar Rp 94 ribu jika dibayar minimal 4 hari sebelum kedatangan dan 10 euro atau sekitar Rp 189 ribu jika dibayar kurang dari 4 hari sebelum kedatangan. Selain itu, biaya ini hanya berlaku pada hari-hari tertentu selama musim ramai, terutama akhir pekan dan hari libur. Jika tidak membayar biaya akses, wisatawan bisa dikenakan denda yang besar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler