Saturday, January 24, 2026
HomeTravelPotensi Cuaca Ekstrem Yogyakarta Oktober: Tips Waspada Wisatawan

Potensi Cuaca Ekstrem Yogyakarta Oktober: Tips Waspada Wisatawan

Curah hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan terus meningkat hingga Oktober 2025 mendatang. Wisatawan yang merencanakan liburannya ke Yogyakarta diimbau untuk selalu berhati-hati tidak hanya ketika berwisata di destinasi alam, namun juga ketika mereka berada di area perkotaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta menyatakan kawasan perkotaan juga memiliki potensi bencana hidrometerologi, sehingga pekan ini menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.4/1155 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem pada periode peralihan musim kemarau ke musim hujan sekitar bulan September – Oktober 2025.

Sejak Agustus lalu, hujan turun dengan intensitas cukup lebat di Kota Yogyakarta. Dampaknya terjadi beberapa kejadian, seperti rumah roboh, pohon tumbang, dan genangan air di sejumlah lokasi. BPBD Kota Yogyakarta pun telah memperbaharui sejumlah daerah rawan bencana hidrometeorologi yang tersebar di hampir seluruh kecamatan Kota Yogyakarta dengan tingkat risiko berbeda-beda. Misalnya, banjir dan genangan rawan terjadi di wilayah bantaran Sungai Code, Sungai Winongo, dan Sungai Gajahwong.

Risiko rawan tanah longsor terdeteksi di beberapa titik tebing di Kota Yogyakarta, sementara risiko pohon tumbang di jalur-jalur protokol dengan banyak pepohonan besar. Kota Yogyakarta telah memiliki 169 kampung tangguh bencana (KTB) di mana para warga telah diberikan keterampilan penanggulangan bencana. Sejumlah unit Early Warning System (EWS) berstatus aktif juga tersebar di sungai besar di Kota Yogyakarta untuk memberi informasi cepat jika terjadi peningkatan debit sungai.

Penanganan drainase, talud, pembersihan saluran air, pemangkasan pohon besar, dan pemantauan sarana pendukung di kampung-kampung terus dilakukan oleh pihak yang berwenang. Pada akhir pekan ini, sejumlah wilayah di Yogyakarta diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Meski demikian, BMKG tak menampik potensi hujan di wilayah Yogyakarta secara merata karena kelembaban udara yang cukup basah dapat mendukung pembentukan awan hujan di beberapa bagian Yogyakarta.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler