Sunday, April 19, 2026
HomePolitikSosok Ahmad Dofiri: Eks Wakapolri yang Menjadi Penasihat Khusus Presiden

Sosok Ahmad Dofiri: Eks Wakapolri yang Menjadi Penasihat Khusus Presiden

Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian. Pelantikan ini dilakukan di Istana Negara pada Rabu (17/9) berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2025. Ahmad Dofiri, lahir pada 4 Juni 1967 di Indramayu, Jawa Barat, memiliki rekam jejak yang mumpuni sebelum pensiun dari posisi Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Ahmad Dofiri merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1989 dan terus menempa diri dengan pendidikan lanjutan, seperti Serse Umum, Daspa Brimob, PTIK, Sespim, Sespimti Polri, dan Lemhannas RI. Selama berkarier, ia berhasil menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Kanit Resintel hingga Wakapolri, membuktikan dedikasi dan kegigihan dalam meniti karir di kepolisian Indonesia.

Di tengah perjalanan karirnya, Ahmad Dofiri juga menjadi bagian penting dalam kasus kode etik terkait pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan oknum kepolisian Ferdy Sambo. Melalui Keputusan Komisi Kode Etik Polri, Ferdy Sambo dijatuhi sanksi hukuman PTDH dengan penempatan khusus selama 40 hari di Mako Brimob sebagai bagian dari penegakan hukum yang adil.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan penghargaan Jenderal Kehormatan kepada Ahmad Dofiri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasinya selama puluhan tahun. Penganugerahan ini menandai nilai strategis Dofiri dalam lingkaran istana sebagai penasihat Presiden, terutama dalam bidang keamanan dan intelijen. Dengan karir yang cemerlang, Ahmad Dofiri siap memberikan kontribusi terbaiknya sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk memperkuat keamanan dan reformasi kepolisian di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler