Monday, July 13, 2026
HomePolitikPresiden Indonesia Berpidato di PBB: 6 Pemimpin yang Tampil di Sidang Umum

Presiden Indonesia Berpidato di PBB: 6 Pemimpin yang Tampil di Sidang Umum

Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selalu menjadi momen penting bagi kepala negara yang hadir untuk berpidato langsung di forum ini. Salah satunya adalah Presiden Prabowo, yang menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 di New York setelah absen selama 10 tahun terakhir. Kehadiran Presiden Prabowo ini menjadi bagian dari sejarah diplomasi Indonesia di kancah internasional. Selain Presiden Prabowo, beberapa mantan pemimpin Indonesia juga pernah tampil di mimbar Sidang Umum PBB, dimulai sejak era Presiden Soekarno. Pidato presiden Indonesia di Sidang Umum PBB bukan hanya menjadi catatan sejarah diplomasi, tetapi juga mencerminkan arah politik luar negeri dan posisi Indonesia di dunia.

Sejak era Presiden Soekarno pada tahun 1960 hingga masa kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini, beberapa presiden Indonesia telah berpidato di Sidang Umum PBB. Di antaranya adalah Presiden Soekarno, yang menjadi pemimpin Indonesia pertama yang berpidato di PBB. Pidato Presiden Soekarno yang berjudul “To Build the World Anew” dianggap sebagai salah satu pidato paling berpengaruh dalam sejarah forum internasional tersebut. Kemudian, Presiden Soeharto juga membawa pesan Jakarta dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, yang menekankan kerja sama global yang lebih adil.

Presiden Megawati Soekarnoputri menjadi pemimpin Indonesia pertama yang berpidato di PBB setelah masa reformasi. Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga tercatat sebagai kepala negara Indonesia yang paling sering hadir dan berpidato di Sidang Umum PBB. Selama masa kepemimpinannya, SBY membawa berbagai isu global dalam pidatonya di PBB.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk menyampaikan pidatonya secara virtual di Sidang Umum PBB sebagai respons terhadap pandemi COVID-19. Meski demikian, isu-isu yang diangkat dalam pidato Presiden Jokowi tetap penting untuk diperhatikan dalam konteks global. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan berpidato secara langsung di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 untuk membawa isu dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina.

Dalam sejarah Indonesia di Sidang Umum PBB, tidak semua presiden pernah berpidato langsung. Namun, kehadiran seorang presiden di forum internasional seperti PBB memiliki dampak yang kuat dalam diplomasi luar negeri negara tersebut. Melalui pidato-pidato di PBB, Indonesia menyuarakan pandangan dan posisinya di kancah internasional, mempengaruhi persepsi dunia terhadap negara ini dan menunjukkan komitmen untuk perdamaian, keadilan global, dan isu-isu penting lainnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler