Saturday, August 8, 2026
HomeGaya HidupAlasan Mengapa Lansia Mirip Anak kecil: Tinjauan Psikologi Lanjut Usia

Alasan Mengapa Lansia Mirip Anak kecil: Tinjauan Psikologi Lanjut Usia

Adalah hal yang umum bagi manusia untuk mengalami perubahan tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis seiring bertambahnya usia, terutama pada masa lanjut usia. Pada masa ini, beberapa orang menunjukkan perilaku yang mirip dengan anak-anak, dimulai dari sifat emosional, mudah lupa, hingga ketergantungan pada orang lain. Perubahan ini sering kali dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif dan kondisi kesehatan yang menyertai proses penuaan, yang dipengaruhi oleh faktor psikologis maupun kondisi kesehatan yang bersangkutan.

Kesepian adalah salah satu alasan utama mengapa lansia sering merasa seperti anak-anak. Kesempatan untuk melakukan aktivitas menjadi terbatas, yang bisa menimbulkan rasa frustrasi dan keinginan untuk mendapatkan perhatian. Beberapa lansia bahkan mencari perhatian ekstra dengan berperilaku seperti anak-anak, seperti berpura-pura sakit atau menunjukkan ketidakberdayaan agar merasa lebih penting dalam keluarga. Emosi yang tidak terkontrol juga memainkan peran penting, dengan harapan mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari keluarga, seperti yang biasa diberikan kepada anak-anak.

Selain itu, kehilangan peran sebagai figur penting dalam keluarga juga dapat membuat lansia merasa tidak berdaya. Munculnya perilaku manja, permintaan di luar kebiasaan, atau mencari kegiatan baru yang membuat mereka merasa berguna adalah cara untuk menunjukkan bahwa keberadaan mereka masih berarti. Penting bagi keluarga untuk memahami hal ini dan memberikan dukungan emosional serta perhatian agar lansia tetap merasa dihargai dan memiliki peran yang berarti dalam kehidupan sehari-hari.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler