Tesla Model Y Performance versi terbaru, yang resmi diluncurkan di Amerika Serikat pada tanggal 30 September, kini mendukung fitur pengisian daya dari kendaraan ke kendaraan (V2L). Fitur ini memungkinkan pemilik Model Y yang sporty untuk menggunakan energi dari baterai mobil mereka untuk menyalakan peralatan listrik melalui adaptor yang bisa dibeli secara terpisah. Meskipun tidak diumumkan secara langsung oleh Tesla dalam daftar fitur resmi, fitur V2L ini disahkan dalam sebuah keterangan yang diberikan oleh perusahaan kepada X. Selain mendukung kendaraan-ke-muat, Model Y Performance juga mendukung kendaraan-ke-rumah (V2H) sesuai dengan tanggapan dari Tesla terhadap komentar yang dibuat oleh Grok AI.
Tesla menjelaskan bahwa Model Y Performance yang versi terbarunya hanya mendukung V2L dengan menggunakan Tesla Outlet Adapter seharga $80. Adaptor ini dapat dihubungkan ke Konektor Mobile terbaru dan kemudian ke port pengisian mobil, memungkinkan mobil menghasilkan output maksimum 120 volt pada 20 ampere ke stopkontak rumah tangga. Fitur V2L ini sebenarnya sudah lama dimiliki oleh produsen mobil lain seperti Hyundai, Kia, Ford, dan General Motors. Walaupun telah menjadi terobosan dalam industri mobil listrik, Tesla agak lambat dalam mengadopsi fitur ini secara resmi.
Cybertruck merupakan mobil listrik Tesla pertama yang menyediakan fitur V2L dan V2H saat diluncurkan pada tahun 2019. Kini, Model Y Performance yang telah diperbaharui juga turut menyediakan fitur kendaraan-ke-rumah. Dengan V2H, Cybertruck dan Model Y Performance mampu memberikan daya kepada seluruh rumah saat terjadi pemadaman listrik. Meskipun demikian, pengguna harus memperhatikan bahwa mengakses fitur V2L secara tidak resmi pada kendaraan Tesla, termasuk Model Y Performance, dapat membatalkan garansi mereka.

