Mahasiswa Universitas Islam Negeri atau UIN Walisongo Semarang yang tenggelam saat bermain tubing di Sungai Jolinggo di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah saat ini disemayamkan sementara di RSUD Soewondo. Berdasarkan informasi dari tim SAR gabungan, tercatat lima korban telah ditemukan meninggal dunia, termasuk Riska Amelia, Sifa Nadilah, M. Labib Rizki, M. Jibril as Sarafi, dan Bima Pranawira. Satu korban lagi, Nabila Yulian Desi Pramesti, masih dalam pencarian.
Untuk proses pencarian korban, tim melakukan penyisiran di sekitar sungai dan menggunakan perahu karet. Jenazah yang berhasil ditemukan dievakuasi ke Puskesmas Singorojo untuk pemeriksaan dan identifikasi awal sebelum dibawa ke RSUD Soewondo Kendal untuk pemeriksaan lanjutan. Relawan Lembaga Penanggulangan Bencana (LPBU) Kendal juga terlibat dalam proses ini, dimulai dengan pencarian sejak pukul 07.00 WIB.
Dari total 15 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang sedang mengikuti program KKN di Kendal, sembilan di antaranya selamat setelah terjebak dalam peristiwa tubing yang tragis. Mereka saat ini mendapat pendampingan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk LP2M, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan Pusat Layanan Konseling dan Spiritual UIN Walisongo. Dalam situasi seperti ini, UIN Walisongo Semarang menegaskan komitmen untuk mendampingi dan memberikan dukungan kepada keluarga dan mahasiswa yang terkena dampak, demi membantu mereka mengatasi trauma dan kesedihan yang mereka alami.

