Monday, December 15, 2025
HomeTeknologiKenapa Bitcoin Belum Keluar dari Zona Merah?

Kenapa Bitcoin Belum Keluar dari Zona Merah?

Sebuah insiden tak biasa terjadi dalam jaringan Bitcoin pada tanggal 11 November 2025. Seorang pengguna Bitcoin dilaporkan membayar lebih dari USD 105.197 atau sekitar Rp 1,76 miliar (dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 16.746) untuk mengirim Bitcoin senilai USD 10 atau sekitar Rp 167.496. Berita ini pertama kali disorot oleh pengguna platform media sosial dan mengagetkan komunitas aset digital. Data dari Mempool menunjukkan bahwa pengguna tersebut hanya mengirim sejumlah kecil Bitcoin tetapi membayar biaya transaksi yang jauh lebih tinggi dari nilainya. CEO dari Luxor Mining Pool menyatakan bahwa transaksi tersebut kemungkinan dilakukan dengan cara yang tidak standar, dan ini seharusnya bukan cara yang biasa dilakukan dalam transaksi Bitcoin. Kejadian langka ini kembali menyorot perdebatan mengenai sistem biaya transaksi di jaringan Bitcoin, yang sebenarnya dirancang agar efisien dengan biaya yang relatif kecil. Dalam kasus ini, pengguna terlihat melakukan kesalahan teknis dan mengatur biaya transaksi dengan tidak tepat pada dompet kripto mereka. Transaksi di jaringan Bitcoin memerlukan pengguna untuk membayar biaya kepada para penambang sebagai imbalan atas verifikasi transaksi. Para penambang menerima token baru sebagai hadiah atas upaya mereka dalam menjaga keamanan jaringan Bitcoin.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler