Michael Saylor, CEO perusahaan perangkat lunak teknologi terkemuka MicroStrategy, baru-baru ini tampil di CNBC pada Jumat pagi untuk membahas strategi investasi perusahaannya. Meskipun terjadi penurunan pasar terbaru, Saylor tetap optimistis dan bahkan mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan pembelian besar-besaran. Dia berencana untuk melaporkan pembelian selanjutnya pada Senin pagi dan yakin bahwa hal tersebut akan mengejutkan banyak orang.
Selain itu, Saylor juga membantah postingan dari Walter Bloomberg tentang pergerakan aset perusahaan. Dia menjelaskan bahwa MicroStrategy secara rutin melakukan rotasi dompet atau kustodian, dan pergerakan yang terjadi kemungkinan merupakan bagian dari proses tersebut. Berdasarkan laporan yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS, Strategy baru-baru ini membeli 487 BTC dengan nilai sekitar USD 49,9 juta atau sekitar Rp 833,65 miliar. Hal ini menambah total kepemilikan perusahaan menjadi 641.692 BTC.
Di sisi lain, harga bitcoin mengalami penurunan di bawah USD 97.000 atau sekitar Rp 1,6 miliar pada Jumat. Pasar juga menunjukkan penurunan luas sejak hari sebelumnya. Saham MicroStrategy (MSTR) juga terpengaruh, turun sekitar 2,2% menjadi USD 203,79. Saham tersebut telah mengalami penurunan sekitar 18% dalam lima hari terakhir. ETF bitcoin spot juga mengalami arus keluar signifikan, mencapai USD 869 juta atau sekitar Rp 14,51 triliun.
Dengan berbagai informasi tersebut, MicroStrategy terus aktif dalam melakukan pembelian aset kripto dan Strategi investasi perusahaan terus diperbarui. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadapi fluktuasi pasar dengan strategi yang tetap agresif namun tetap berhati-hati.

