Sebuah pesawat Cessna milik BRO Skydive Indonesia dengan nomor registrasi PK-WMP mengalami kecelakaan di area persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. Pesawat tersebut dalam perjalanan dari Tangerang menuju Cirebon dengan lima awak di dalamnya, namun kecelakaan itu berakhir dengan selamat bagi semua penumpang. Masyarakat sekitar pertama kali melaporkan insiden tersebut setelah melihat pesawat mengalami gangguan sebelum jatuh di lahan terbuka. Berkat respons cepat dari petugas gabungan, termasuk Polri, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah, situasi di TKP dapat segera ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan fasilitas umum.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menyatakan bahwa tim gabungan sedang berada di lapangan untuk melakukan pemeriksaan TKP, proses evakuasi, dan pengamanan area. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memastikan bahwa semua awak pesawat yang mengalami kecelakaan mendapatkan penanganan medis yang optimal. Seluruh lima awak pesawat selamat dengan luka ringan dan langsung dievakuasi untuk mendapat perawatan intensif di Puskesmas setempat. Lokasi kecelakaan, yang berada di lahan pertanian yang sedang dipersiapkan untuk penanaman padi, membuat pentingnya percepatan proses evakuasi untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas pertanian.
Bupati menekankan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti BPBD, Polres, dan Kodim, diperlukan untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan lancar dan cepat. Dengan kerjasama tersebut, diharapkan penanganan pascakejadian dapat berjalan efisien dan sesuai dengan kebutuhan. Keselamatan awak pesawat dan ketersediaan bantuan medis menjadi prioritas utama dalam penanganan kecelakaan ini.

