Arthur Hayes, CEO BitMEX, memproyeksikan target harga Bitcoin dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dalam esainya yang diterbitkan dengan judul “Snow Forecast”, Hayes mencatat bahwa penurunan Bitcoin dari USD 125.000 menjadi USD 90.000, sementara indeks ekuitas AS tetap stabil, menunjukkan potensi kejadian kredit. Menurut prediksinya, Bitcoin bisa turun ke kisaran USD 80.000 hingga USD 85.000 sebelum kembali naik ke USD 200.000 hingga USD 250.000 akibat kebijakan Federal Reserve atau Departemen Keuangan AS.
Analisis lain dari Ban Mu Xia, seorang analis asal China, memperkirakan Bitcoin terlebih dahulu akan turun ke USD 94.500 sebelum mencapai bottom di kisaran USD 84.000. Xia melihat penurunan ini sebagai ‘penyesuaian sisi yang kompleks’ di mana Bitcoin akan mengalami osilasi sebelum mencapai titik terendahnya. Potensi penurunan harga Bitcoin diperkirakan sekitar 6-8% pada level ekstrem.
Berbagai prediksi akan harga Bitcoin ini menarik untuk dipantau oleh para pelaku pasar kripto. Dengan perkiraan harga yang diberikan oleh Hayes dan Xia, para investor dapat mempertimbangkan strategi investasi yang tepat dan membuat keputusan yang cerdas. Akankah Bitcoin benar-benar mencapai harga sebesar yang diprediksi? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

