Banjir di Sumatra Barat menyebabkan ratusan kendaraan terjebak di jalan nasional di Aia Gadang, Pasaman, Pasaman Barat. Banjir mulai menghalangi jalan sejak Rabu hingga Kamis pagi, dengan tinggi air mencapai lebih dari satu meter. Sungai Batang Pasaman meluap, memblokir satu-satunya akses jalan nasional antara wilayah selatan dan utara Pasaman Barat. Antrean kendaraan diperkirakan mencapai dua kilometer, mempengaruhi aliran kendaraan dari enam kecamatan ke arah Pasaman Barat dan Sumatera Utara.
Polisi telah dikerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas dan mengevakuasi warga terdampak banjir. Namun, pengendara seperti Dodi mengalami kendala berjam-jam karena air terus meluap di jalan. Selain menutup jalan, banjir juga merendam puluhan rumah di sekitar area tersebut, memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Data dari BPBD menunjukkan bahwa 10 dari 11 kecamatan di Pasaman Barat terdampak banjir dan longsor. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memberikan bantuan dan melakukan penanganan darurat. Status tanggap darurat bencana telah ditetapkan selama tujuh hari ke depan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman.

