Bollinger Motors, produsen truk listrik B4 Class 4, mengumumkan penutupan bisnis mereka. Kabar ini terungkap dalam sebuah email dari direktur sumber daya manusia perusahaan yang dikutip oleh Detroit Free Press. Dalam email tersebut, Helen Watson menyatakan bahwa perusahaan rintisan berbasis di Michigan resmi ditutup pada Jumat lalu.
Perusahaan yang terkenal dengan pikap dan SUV listrik B1 dan B2 ini telah mengalami permasalahan sejak beberapa tahun terakhir. Meskipun ada rencana untuk memproduksi model-model ini, keduanya tidak pernah dibuat. Perusahaan ini kemudian diakuisisi oleh Mullen Automotive pada tahun 2022, namun usaha untuk mengembangkan sasis truk listrik Kelas 4 tidak pernah sukses.
Beberapa persoalan hukum dan keuangan menimpa Bollinger Motors, termasuk tuntutan hukum dari pemasok seperti Thyssenkrupp dari Jerman dan Metalsa dari Brasil. Pendiri perusahaan, Robert Bollinger, meninggalkan perusahaan pada bulan Maret dan bahkan menggugat perusahaan induknya, Mullen Automotive, atas pinjaman sebesar $10 juta.
Meskipun sejumlah karyawan mengajukan keluhan terkait gaji yang belum dibayar dan Michigan berupaya mendapatkan kembali investasi yang telah diberikan kepada Bollinger Motors, perusahaan tetap harus menutup operasinya. CEO Bollinger Innovations, David Michery, akan menyelesaikan masalah gaji yang belum dibayarkan kepada karyawan, menandai berakhirnya perjalanan perusahaan ini.

