Dalam rangka menyambut Hari AIDS Sedunia 2025, Indonesia AIDS Coalition (IAC) telah meluncurkan kampanye nasional “Tak Pernah Sendiri” dengan hashtag #TenangAdaGue. Kampanye ini bertujuan untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHA serta mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mendukung gerakan sosial yang inklusif. Patric J. Laurens, Program Manager IAC, mengungkapkan bahwa HIV/AIDS bukan hanya menjadi isu kesehatan, tetapi juga terkait erat dengan persoalan sosial yang sering terabaikan. Menurutnya, stigma yang melekat sulit untuk dihilangkan, sehingga dukungan dari masyarakat sangat diperlukan. IAC pada tahun ini ingin melibatkan masyarakat umum dan bahkan publik figur sebagai inisiator kampanye, sebagai langkah baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Kampanye ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam memberikan dukungan, keberpihakan, dan rasa aman bagi orang-orang yang mengalami stigma sosial. Musisi Bongky Ismail, yang turut menjadi inisiator dalam kampanye ini, mengatakan bahwa stigma terhadap ODHA sebenarnya tidak jauh berbeda dengan stigma terhadap kelompok rentan lainnya. Ia menekankan pentingnya kesamaan hak setiap manusia, serta perlunya saling mendukung dalam sebuah peradaban. Kampanye #TenangAdaGue diharapkan dapat menenangkan dan memberikan dukungan bagi siapa pun yang mengalami diskriminasi.aktivasi media sosial dan kolaborasi publik figur juga akan menjadi bagian penting dari kampanye “Tak Pernah Sendiri” ini sepanjang Desember 2025.

