Ferrari memperkenalkan mobil F80 dengan mesin V-6 kecil, mengejutkan banyak orang. Meskipun Ferrari tetap setia pada mesin V-12 dalam model-model lainnya, seperti 812 Superfast, F80 berbeda dengan preferensi mesin V-6. Mesin ini, yang disebut 12Cilindri, dianggap Ferrari sebagai pilihan yang tepat untuk menjaga performa mobil.
Dalam workshop teknis di Museo Enzo Ferrari, Ferrari menjelaskan alasan di balik penggunaan mesin V-6 turbocharged pada F80. Meskipun pertimbangan awal adalah untuk tetap menggunakan mesin V-12, Ferrari akhirnya memilih V-6 turbocharged karena dianggap lebih cocok untuk performa luar biasa yang diinginkan.
Mesin V-6 tersebut telah terbukti memiliki output yang tinggi, yakni 300 tenaga kuda per liter. Selain itu, ukurannya yang lebih kecil memberikan keuntungan dalam hal bobot dan aerodinamika mobil. Dengan penggunaan mesin ini, Ferrari dapat memperpanjang diffuser mobil untuk meningkatkan performa aerodinamisnya.
Meskipun beberapa penggemar mungkin kecewa dengan absennya mesin V-12 pada F80, daya tarik mobil ini tidak bisa dipungkiri. Setiap unit dari 799 unit yang diproduksi telah terjual habis. Ferrari juga menegaskan komitmennya untuk tetap mengembangkan mesin pembakaran, termasuk V-6, V-8, dan V-12, sementara mobil listrik juga akan menjadi bagian dari portofolio perusahaannya.

