Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya telah memastikan bahwa akses darat menuju Kabupaten Aceh Tamiang kini telah tersambung kembali setelah sebelumnya terputus akibat banjir. Menurut Teddy, jalur darat yang sebelumnya terputus telah kembali tersambung per 2 Desember berkat kerja sama antara TNI, Polri, BNPB, dan Bupati Aceh Tamiang. Dengan pulihnya akses darat, pengiriman bantuan dari Medan ke Aceh Tamiang kembali berjalan lancar dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Sebelumnya, terputusnya jalur darat memaksa distribusi bantuan menggunakan jalur udara dan laut, yang membuat proses penyaluran logistik ke wilayah terdampak banjir menjadi lambat. Aceh Tamiang memiliki 12 kecamatan dengan sekitar 261 desa, dan Teddy berharap bahwa distribusi bantuan dapat dipercepat dengan tersambungnya kembali jalur darat. Dengan demikian, upaya penyaluran bantuan dapat dimaksimalkan untuk membantu wilayah terdampak banjir.

