Wednesday, January 14, 2026
HomeTeknologiPasar Stablecoin Euro Stabil Pasca Rilis MiCA

Pasar Stablecoin Euro Stabil Pasca Rilis MiCA

Bank Sentral Eropa (ECB) telah memperingatkan tentang pertumbuhan pesat stablecoin yang dapat menimbulkan risiko baru terhadap stabilitas keuangan, terutama dengan semakin dalamnya keterkaitan dengan pasar global. Namun, meskipun demikian, ekspansi stablecoin di kawasan euro masih terbatas.
Menurut laporan yang dikutip dari Yahoo Finance pada Selasa (25/11/2025), ECB secara khusus mengungkapkan temuan ini dalam laporan berjudul “Stablecoins on the rise: still small in the euro area, but spillover risks loom” yang disusun oleh Senne Aerts, Claudia Lambert, dan Elisa Reinhold. Laporan ini mengkaji kerentanan struktural, kasus penggunaan, dan risiko lintas batas terkait dengan percepatan ekosistem stablecoin.
Pasar stablecoin juga mengalami peningkatan, dengan kapitalisasi pasar gabungan mencapai lebih dari USD 280 miliar atau sekitar Rp 4.663 triliun (dengan asumsi kurs dolar Amerika Serikat sekitar 16.656 terhadap rupiah). Tether (USDT) dan USDC mendominasi pasar dengan masing-masing capaian USD 184 miliar dan USD 75 miliar. Namun, stablecoin berdenominasi euro masih relatif tidak signifikan dengan hanya 395 juta euro atau sekitar Rp 7,58 triliun (dengan asumsi kurs euro sekitar 19.207 terhadap rupiah), menunjukkan ketidakseimbangan mata uang yang ekstrem. ECB mengaitkan peningkatan permintaan ini sebagian dengan kejelasan regulasi global, termasuk regulasi baru yang diberlakukan oleh Uni Eropa.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler