RS Polri Kramat Jati di Jakarta Timur telah berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat. Proses identifikasi dilakukan berdasarkan pencocokan data antemortem. Suara dari Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah tersebut. Secara keseluruhan, sebanyak 10 jenazah dari total 22 korban kebakaran gedung Terra Drone telah teridentifikasi menggunakan metode Disaster Victim Identification (DVI). Salah satunya, Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama, mengungkapkan bahwa tujuh korban meninggal akibat terhirup asap dan gas CO, karbon monoksida. Para korban telah diidentifikasi, seperti Pariyem, Ninda Tan, Muhammad Ariel Budiman, Mochamad Apriyana, Della Yohana Simanjuntak, Nazaellya Tsabita Nurzisha, dan Athiniyah Isnaini Rasyidah berdasarkan data sidik jari, pemeriksaan medis, gigi, dan properti yang melekat pada jenazah masing-masing. Itulah sebagian informasi terkait upaya identifikasi korban kebakaran Terra Drone yang dilakukan oleh RS Polri Kramat Jati.

