Wednesday, January 14, 2026
HomeOlahragaFlying Disc: Cabang Olahraga Piring Terbang di SEA Games 2025

Flying Disc: Cabang Olahraga Piring Terbang di SEA Games 2025

Olahraga piring terbang atau flying disc telah mencatat sejarah baru sebagai cabang olahraga demonstrasi di SEA Games ke-33 Thailand 2025. Olahraga ini pertama kali dipertandingkan secara resmi di ajang multi-olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut. Flying disc berkembang dari permainan kasual mahasiswa di Amerika Serikat menjadi disiplin kompetitif yang diakui secara global. Asal usulnya bermula dari mahasiswa Universitas Connecticut yang menggunakan loyang pai buatan perusahaan Frisbie untuk bermain lempar tangkap pada tahun 1871. Populeritasnya terus meningkat, dan permainan ini dikenal dengan nama “Frisbee”, mengacu pada nama produsen loyang pai tersebut. Pada SEA Games ke-33, flying disc diikutsertakan sebagai cabang olahraga demonstrasi, dengan lokasi pertandingan di Bangkok dan sekitarnya. Terdapat dua format yang paling populer dalam flying disc, yaitu Disc Golf dan Ultimate. Disc Golf merupakan olahraga individu yang mengadaptasi prinsip permainan golf, sementara Ultimate adalah olahraga tim yang dilombakan dalam 7 lawan 7 di lapangan persegi panjang. Meskipun belum menjadi bagian dari Olimpiade, olahraga ini memiliki popularitas yang kuat di berbagai negara. WFDF menjadi lembaga resmi yang mengatur kompetisi flying disc mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Selain Disc Golf dan Ultimate, olahraga flying disc juga memiliki disiplin lain seperti nomor lempar ketepatan, kompetisi jarak tempuh, dan gaya bebas. Meskipun olahraga ini telah lama dikenal di Indonesia, perkembangannya masih terbatas dan penyebarannya belum merata. Kesempatan ini diharapkan dapat mendorong perhatian dan partisipasi lebih luas masyarakat terhadap olahraga piring terbang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler