Pangeran William membawa putranya, Pangeran George, untuk melakukan kerja sukarela di sebuah yayasan tunawisma di London. Kunjungan ini menghadirkan momen emosional bagi William, karena mengingatkan pada saat ia pertama kali diperkenalkan pada isu kemanusiaan oleh mendiang ibunya, Putri Diana.
Pada hari Selasa, ayah dan anak ini mengunjungi The Passage, badan amal tunawisma di pusat kota London, untuk membantu mempersiapkan jamuan makan siang Natal tahunan. Pangeran George terlihat mengenakan celemek, membantu mendekorasi Natal, dan ikut menyiapkan bahan makanan di dapur, seperti yang terlihat dalam video yang diunggah melalui akun resmi Prince and Princess of Wales.
Kunjungan ini mengingatkan pada saat William pertama kali mengunjungi The Passage bersama Putri Diana pada tahun 1993, dan menjadi titik balik dalam fokus kerjanya untuk mengatasi tunawisma. Dalam sebuah dokumenter yang dirilis sebelumnya, William membagikan pengalamannya dan kekhawatirannya ketika diajak ibunya ke tempat penampungan.
Selain itu, George juga ikut menandatangani buku tamu The Passage, bersama dengan ayahnya dan mendiang neneknya, Putri Diana. Mereka juga berbincang dengan para tunawisma untuk mendengar kisah perjuangan mereka dan bagaimana yayasan tersebut membantu.
Kunjungan ini disebut sebagai upaya William untuk mewariskan nilai-nilai kemanusiaan kepada George, serta mengapresiasi dedikasi organisasi-organisasi yang bergerak di sektor tunawisma. Dalam keterangan resmi dari Istana Kensington, kunjungan ini dianggap sebagai cara William membagi kerja keras The Passage kepada George dan memperkenalkan relawanisme kepada generasi muda penerus takhta.

