Samsung sedang melakukan uji coba terhadap baterai smartphone besar berkapasitas 20.000mAh. Perkembangan ini menandai lonjakan kapasitas baterai, dengan penggunaan teknologi silicon-carbon battery yang memungkinkan energi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan baterai lithium-ion tradisional. Meskipun Samsung dan Apple dianggap tertinggal dalam adopsi teknologi tersebut, laporan terbaru menunjukkan Samsung mulai mencoba untuk bersaing dalam perlombaan baterai besar.
Baterai yang tengah diuji oleh Samsung terdiri atas dua sel dengan kapasitas yang berbeda, yakni 12.000mAh dan 8.000mAh. Dengan kombinasi ini, total kapasitas baterai mencapai 20.000mAh, melebihi standar saat ini. Meskipun baterai ini menjanjikan performa yang baik, masalah pembengkakan selama uji coba menunjukkan bahwa teknologi ini belum siap untuk produksi massal. Samsung sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.

