Tuesday, February 10, 2026
HomeBeritaTransformasi Pendidikan Ponpes Al-Idrisiyyah Tasikmalaya: Kebangkitan Global

Transformasi Pendidikan Ponpes Al-Idrisiyyah Tasikmalaya: Kebangkitan Global

Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah di Kabupaten Tasikmalaya menggelar kick off transformasi pendidikan. Transformasi tersebut diterapkan berdasarkan kurikulum yang mengusung konsep ‘Bertasawuf, maju, unggul, dan mendunia’. Hal ini merupakan respons terhadap tantangan masa depan pendidikan dalam era industri, digitalisasi, dan globalisasi.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, memberikan apresiasi terhadap transformasi yang dilakukan oleh Ponpes Idrisiyyah, menyebutnya sebagai model pesantren yang modern yang dapat mencetak calon pemimpin masa depan. Transformasi ini mencakup tiga aspek utama, yaitu pembaharuan pada pendidikan pesantren yang tidak hanya mengajarkan ahlak mulia, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tujuan utama dari transformasi ini adalah untuk membantu anak-anak pesantren bersaing di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan global. Fokusnya adalah membangun sekolah model dan sekolah terverifikasi sejak tingkat menengah pertama dan menengah pertama sesuai minat anak, dengan spesialisasi di tingkat sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan. Transformasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah juga menekankan pentingnya penguatan karakter anak sebagai persiapan menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks di era globalisasi. Melalui integrasi model pendidikan pancawaluya, pesantren ini berusaha mencetak generasi yang berbudaya dan religius. Santri dianggap sebagai aset terbesar dalam dunia pendidikan Islam, dan persiapan matang diperlukan untuk memastikan bahwa mereka siap mengemban peran sebagai pemimpin di masa depan.

Dengan merancang kurikulum pendidikan berbasis minat dan kebutuhan zaman, Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah berusaha mencetak santri yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keislaman, tetapi juga relevan dengan tuntutan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Melalui pendekatan modern, para santri diharapkan dapat bersaing baik di tingkat nasional maupun global. Fondasi keimanan yang kuat tetap diutamakan dalam pendidikan, meskipun ada pemisahan antara pendidikan agama dan formal.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler