Tuesday, February 10, 2026
HomeOtomotifStellantis Dealer Manjang Manajemen: Langkah Strategis ke Depan

Stellantis Dealer Manjang Manajemen: Langkah Strategis ke Depan

Pada beberapa bulan sebelum Carlos Tavares mundur, Stellantis National Dealer Council (NDC) di Amerika Serikat mengirim surat dengan nada keras kepada CEO saat itu, menudingnya sebagai biang “bencana” dan “kemerosotan cepat” pada merek Jeep, Ram, Dodge, dan Chrysler. Meskipun Tavares telah pergi selama lebih dari setahun, pengaruhnya masih terasa di kalangan dealer AS. Dalam wawancara dengan Automotive News, ketua NDC Sean Hogan mengungkapkan pandangannya tentang kepemimpinan sebelumnya, menilai mantan CEO memiliki visi yang salah untuk perusahaan otomotif tersebut. Menurut Hogan, Tavares mencoba mengubah merek-merek mereka menjadi perusahaan transportasi yang membosankan sambil memotong biaya secara drastis.

Dalam konteks kepemimpinan Antonio Filosa di Stellantis, situasinya tampaknya membaik. Tim manajemen baru ini dipuji oleh NDC karena dianggap lebih memahami apa yang benar-benar berhasil. Hogan menyoroti kembalinya mesin Hemi dan komitmen perusahaan untuk menginvestasikan $13 miliar di A.S. hingga akhir dekade ini. Produk-produk baru juga disebut sudah dalam tahap pengembangan, termasuk Dodge Durango generasi berikutnya dan sebuah SUV Ram yang diklaim akan memiliki daya tarik visual yang kuat.

Namun, ada spekulasi bahwa tidak semua merek di bawah payung Stellantis mungkin bertahan. Filosa dikabarkan mengevaluasi keberlanjutan dari 14 merek yang dimiliki perusahaan, dengan beberapa merek Eropa dianggap lebih rentan. Sejak era Tavares, banyak pihak mempertanyakan kebijakan mempertahankan begitu banyak merek, mengingat risiko adanya produk yang saling tumpang tindih. Filosa kini dihadapkan pada tantangan untuk menentukan masa depan merek-merek yang sedang mengalami kesulitan, seperti Chrysler di A.S. dan Lancia di Eropa.

Secara keseluruhan, dealer-dealer Amerika terlihat lebih optimis setelah merger FCA-PSA yang membentuk Stellantis pada tahun 2021. Dengan investasi besar yang menguntungkan pabrik di A.S., kepercayaan mereka terhadap perusahaan ini telah menguat. Meskipun Stellantis mengalami penurunan penjualan sebesar 3% menjadi 1.260.344 unit di A.S., para dealer yakin langkah-langkah Filosa akan membuahkan hasil positif. Sandang pengharapan besar terhadap peningkatan penjualan di masa depan dengan visi yang lebih jelas dari manajemen baru Stellantis.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler